Seminar Antara Rencana Induk Pelabuhan Pulau Sailus, Pulau Balang Lompo, Pulau Sapuka, Pulau Sabutung, Pulau Kalukalukuang dan Pulau Balobaloang

  • 0

Seminar Antara Rencana Induk Pelabuhan Pulau Sailus, Pulau Balang Lompo, Pulau Sapuka, Pulau Sabutung, Pulau Kalukalukuang dan Pulau Balobaloang

Seminar Antara Rencana Induk Pelabuhan Pulau Sailus, Pulau Balang Lompo, Pulau Sapuka, Pulau Sabutung, Pulau Kalukalukuang dan Pulau Balobaloang adalah lanjutan dari Seminar Pendahuluan atau tahap kedua dalam menyusun Rencana Induk Pelabuhan sesuai dengan Keputusan Menteri Perhubungan Nomor KP. 414 Tahun 2013 tentang Rencana Induk Pelabuhan Nasional (RIPN).

Bertempat di Garuda Room, Hotel d’Maleo Seminar Antara Rencana Induk Pelabuhan digelar pada hari Senin, 1 Desember 2015 yang juga dihadiri oleh Instansi-instansi terkait yang sebelumnya juga hadir di Seminar Pendahuluan, Seminar Antara pada kali ini yang dipaparkan oleh beberapa Konsultan yang mengerjakan Penyusunan Rencana Induk Pelabuhan Pulau Sailus, Pulau Balang Lompo, Pulau Sapuka, Pulau Sabutung, Pulau Kalukalukuang dan Pulau Balobaloang lebih banyak membicarakan proyeksi pertumbuhan penduduk, proyeksi pertumbuhan indikator perekonomian, proyeksi pertumbuhan jumlah kapal yang sandar, proyeksi arus penumpang masuk dan keluar pulau dan analisa rencana pengembangan dermaga dan alasan yang tepat kenapa Pulau-Pulau tersebut layak mempunyai Induk Pelabuhan.

Kumpulan kritik dan saran dari berbagai Instansi yang telah hadir sangatlah penting bagi Konsultan-Konsultan untuk melanjutkan menyusun Laporan Draft Akhir Rencana Induk Pelabuhan yang bertujuan untuk menyediakan pedoman perencanaan pembangunan dan pengembangan pelabuhan, serta sebagai acuan dalam pelaksanaan penanganan pelabuhan.

Pulau-pulau yang cukup jauh letaknya dari Kota Pangkajene sendiri mengakibatkan peranan jasa perhubungan utamanya sub-sektor perhubungan laut sangat penting untuk memobilisasi penduduk. Melalui Kantor UPP Kelas III Biringkassi akan dibangunnya Induk Pelabuhan di Pulau Sailus, Pulau Balang Lompo, Pulau Sapuka, Pulau Sabutung, Pulau Kalukalukuang dan Pulau Balobaloang, penduduk yang bertempat tinggal di pulau tersebut akan terbantu perekonomian, kesehatan, sosial dan pendidikannya.


  • 1

Seminar Pendahuluan Rencana Induk Pelabuhan Pulau Sailus, Pulau Balang Lompo, Pulau Sapuka, Pulau Sabutung, Pulau Kalukalukuang dan Pulau Balobaloang

eminar Laporan Pendahuluan RIP

Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) merupakan salah satu kabupaten yang berada di Propinsi Sulawesi Selatan. Pulau-pulau yang cukup jauh letaknya mengakibatkan peranan jasa perhubungan utamanya sub-sektor perhubungan laut sangat penting untuk memobilisasi penduduk. Maka dari itu demi meninggalkan keterisolasian daerah dapat diatasi dengan penyediaan jasa perhubungan baik yang dilaksanakan oleh pemerintah maupun swasta yang secara bersama-sama memberi pelayanan sehingga masyarakat di daerah ini dapat menikmati hasil-hasil pembangunan dan turut serta berperan dalam pembangunan.

Senin, 16 November 2015 di Ruang Rapat milik Kantor PT. Tonasa Lines yang beralamat di di Jl. Poros Pelabuhan Biringkassi, Kecamatan Bungoro adalah tempat digelarnya Seminar Pendahuluan Rencana Induk Pelabuhan Pulau Sailus, Pulau Balang Lompo, Pulau Sapuka, Pulau Sabutung, Pulau Kalukalukuang dan Pulau Balobaloang. Maksud dan tujuan dari Penyusunan Rencana Induk Pelabuhan yang dipaparkan oleh beberapa Konsultan yang diantaranya PT. Primatama Prima Konsultama, CV. Trimako Konsulindo, CV. Alymar Lestari Konsultan, PT. Global Madanindo Konsultan dan CV. Aliah Consulindo adalah untuk menyediakan pedoman perencanaan pembangunan dan pengembangan pelabuhan, serta sebagai acuan dalam pelaksanaan penanganan pelabuhan.

Untuk kesempurnaan dalam penyusunan Rencana Induk Pelabuhan, Kantor UPP kelas III Biringkassi sebagai pengguna telah mengundang beberapa instansi terkait seperti Bupati Pangkajene dan Kepulauan, Kepala Otoritas Pelabuhan Makassar, Kepala Dinas BAPEDDA Pangkajene dan Kepulauan, Kepala Dinas BPS Pangkajene dan Kepulauan, Kepala Dinas BLHD Pangkajene dan Kepulauan, Kepala Dinas Tata Ruang Pangkajene dan Kepulauan, Kepala Dinas Perhubungan dan Komunikasi Pangkajene dan Kepulauan, Kepala Dinas Perhubungan dan Komunikasi Sulawesi Selatan serta Camat, Lurah dan Tokoh-Tokoh dari masing-masing Pulau yang bersangkutan untuk memberikan kritik dan saran.

Laporan-Pendahuluan--(12)

Rencana Induk Pelabuhan (RIP) merupakan sinkronisasi antara rencana pengembangan dan pembangunan pelabuhan dengan tata ruang wilayah daerah setempat untuk ditetapkan sebagai standar perencanaan pembangunan dan pengembangan pelabuhan jangka pendek, jangka menengah dan jangka panjang. Induk Pelabuhan bisa dikatakan bagian vital untuk Pulau Sailus, Pulau Balang Lompo, Pulau Sapuka, Pulau Sabutung, Pulau Kalukalukuang dan Pulau Balobaloang demi menunjangnya peningkatan Ekonomi, Pendidikan, Sosial, Kesehatan, Pertanian, Perikanan serta Pariwisata.

Ada tiga tahapan seminar dalam menyusun Rencana Induk Pelabuhan, Yang pertama Seminar Pendahuluan yang banyak membicarakan maksud dan tujuan Induk Pelabuhan serta filosofi kepelabuhanan. Lanjutan dari Seminar Pendahuluan yaitu Seminar Antara. Seminar Antara banyak membicarakan proyeksi pertumbuhan penduduk, proyeksi pertumbuhan indikator perekonomian, proyeksi pertumbuhan jumlah kapal yang sandar, proyeksi arus penumpang masuk dan keluar pulau dan analisa rencana pengembangan dermaga. Kemudian yang ketiga atau terakhir yaitu Seminar Draft Akhir yang akan menghasilkan produk berupa gambar atau Lay-Out Pelabuhan. Ketiga tahapan seminar tersebut tidak lepas dari masukan-masukan yang diberikan oleh beberapa Instansi terkait yang telah hadir