Sosialisasi Keselamatan Transportasi Laut

  • 0

Sosialisasi Keselamatan Transportasi Laut

Secara Geografis Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Biringkassi terletak di koordinat 4°-48′ – 51.5″ LS , 119°- 31′ – 21.2″ BT kurang lebih 60 kilometer dari Kota Makassar. Masuk ke dalam wilayah Kecamatan Bungoro, Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan, Sulawesi Selatan. Wilayah Kerja Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Biringkassi meliputi beberapa wilayah yaitu; Wilker Maccini Baji, Wilker Pulau Salemo, Wilker Pulau Sabutung, Wilker Pulau Balang Lompo, Wilker Pulau Matalaang, Wilker Pulau Kalukalukuang, Wilker Pulau Balobaloang, Wilker Pulau Sailus dan Wilker Pulau Sapuka.

Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep) merupakan salah satu kabupaten di Propinsi Sulawesi Selatan dengan wilayah yang cukup luas dan terdiri atas tiga dimensi perwilayahan yaitu daratan, kepulauan, dan pegunungan. Dimensi ruang tersebut sangat mewarnai kehidupan penduduknya dengan profesi yang beraneka ragam seperti petani, nelayan, pegawai, pekerja tambang, pedagang, dan kegiatan jasa lainnya. Wilayah yang sangat luas sekitar 1.112,29 km2 yang terdiri atas kota, daerah daratan, dan pulau-pulau yang cukup jauh letaknya mengakibatkan peranan jasa perhubungan utamanya sub-sektor perhubungan laut sangat penting untuk memobilisasi penduduk khususnya yang bertempat tinggal di pulau-pulau yang berjumlah 117 buah. Keterisolasian daerah dapat diatasi dengan penyediaan jasa perhubungan baik yang dilaksanakan oleh pemerintah maupun swasta yang secara bersama-sama memberi pelayanan sehingga masyarakat di daerah ini dapat menikmati hasil-hasil pembangunan dan turut serta berperan dalam pembangunan.

Kementrian Perhubungan melalui Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Biringkassi bersama Dinas Perhubungan Kabupaten Pangkep mengadakan Sosialisasi Keselamatan Transportasi Laut dengan tema “UPAYA PEMERINTAH KABUPATEN PANGKEP UNTUK MENINGKATKAN KESELAMATAN, KEAMANAN DAN TERPENUHINYA PERSYARATAN KESELAMATAN YANG MENYANGKUT ANGKUTAN DI PERAIRAN, KEPELABUHANAN DAN KEMARITIMAN” guna mensosialisasikan peningkatan keselamatan, keamanan dan pelayanan kapal penumpang khususnya kapal penumpang tradisional (Jolloro) yang melayani wilayah Pangkajene dan Kepulauan bertempat di Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Pangkep, Selasa (24/10/2017).

Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Biringkassi Capt. KRISTINA ANTHON, S.SiT., MH sebagai narasumber dalam acara sosialisasi tersebut memaparkan betapa pentingnya keselamatan dalam berlayar. Dalam arahannya kepada juru mudi dan pemilik kapal beliau menghimbau kepada pemilik kapal agar wajib menyediakan life jacket (baju pelampung) sesuai jumlah daya muat penumpang.

Laut tidak hanya sebagai sebatas sumber daya alam namun juga sebagai sarana transportasi yang dapat diartikan bahwa pemanfaatan laut untuk kepentingan lalu­lintas pelayaran antar pulau, antar negara maupun antar benua, baik untuk angkutan penumpang maupun barang, maka perlu dijamin keamanan dan keselamatan pelayarannya lokal maupun internasional yang didukung dengan fasilitas keselamatan pelayaran seperti Sarana Bantu Navigasi Pelayaran (SBNP), telekomunikasi pelayaran, Kapal Negara Kenavigasian yang menjadi tanggung jawab pemerintah daerah penyelenggaraannya.

Selain itu, bahwa dengan luas wilayah laut dan pantai yang besar dan kondisi iklim yang semakin ekstrim, aktifitas pelayaran juga semakin rawan terhadap kecelakaan. Hal ini merupakan masalah atau tantangan di bidang keselamatan pelayaran. Untuk itu, semua pihak yang terkait dengan keselamatan pelayaran perlu mengantisipasi serta memiliki kesiapsiagaan terhadap perubahan iklim dan penyiapan terhadap sarana dan prasarana yang memadai.

Kepala Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Biringkassi Capt. KRISTINA ANTHON, S.SiT., MH juga menekankan kepada seluruh pengguna jasa, Keselamatan dan keamanan merupakan hal yang utama dalam transportasi, bukan hanya lingkup nasional, juga termasuk internasional. Dalam upaya tersebut, di bidang kelautan Pemerintah terus meningkatkan pembangunan kenavigasian perkapalan, dan transportasi laut.

Diakhir acara Capt. KRISTINA ANTHON, S.SiT., MH memberikan Life Jacket (Baju Pelampung) kepada yang sudah hadir di Seminar, juru mudi dan dan pemilik kapal di wilayah kepulauan Kabupaten Pangkep.


  • 0

Perayaan Acara Puncak Hari Jadi Kabupaten Pangkep yang ke-57 di Pulau Camba-cambang

Hari Jadi Kabupaten Pangkep ke-57 Tahun 2017 diperingati berbeda dan lebih meriah. Kali ini puncak perayaan Ulang Tahun Kabupaten yang menjadi sentra bandeng ini dilehat pada hari Rabu (1/3/2017) di Pulau Camba-cambang, Kecamatan Liukang Tupabbiring, Kabupaten Pangkep, Sulsel. Acara tersebut dihadiri oleh Gubernur Sulawesi Selatan, Bapak Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH., M.Si., MH dan Bupati Kabupaten Pangkajene Kepulauan, Bapak H. Syamsuddin Hamid, SE beserta rombongannya.

Khususnya Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan Kelas III Biringkassi yang diberi kehormatan untuk mengantar Gubernur Sulawesi Selatan, Bapak Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH., M.Si., MH dan Bupati Kabupaten Pangkajene Kepulauan, Bapak H. Syamsuddin Hamid, SE beserta rombongan bertolak ke Pulau Camba-Cambang dari Pelabuhan Maccini Baji menggunakan Kapal KN.P 373 milik Kantor Unit Penyelenggara Kelas III Biringkassi yang di nahkodai sendiri oleh Kepala Kantor Unit Penyelenggara Kelas III Biringkassi, Capt. Kristina Anthon, S.SiT.

Sebelum bertolak menuju Pulau Camba-Cambang, Capt. Kristina Anthon, S.Sit memberikan sambutan kemudian mempersilahkan Gubernur Sulawesi Selatan, Bapak Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH., M.Si., MH dan Bupati Kabupaten Pangkajene Kepulauan, Bapak H. Syamsuddin Hamid, SE beserta rombongannya untuk naik di Kapal KN.P 373.

Acara di mulai, Gubernur Sulawesi Selatan, Bapak Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH., M.Si., MH memberikan sambutan untuk warga Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan yang turut menghadiri acara tersebut. Dalam kesempatan ini Gubernur Sulawesi Selatan, Bapak Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH., M.Si., MH menyerahkan sejumlah bantuan ke Kabupaten Pangkep berupa anggaran Rp 1 miliar, dua unit kapal, lima motor sampah, dan 1.000 bibit kelapa. “Bantuan ini dapat dimanfaatkan secara maksimal, khususnya dalam pengembangan dan pengelolaan pulau yang strategis. Sehingga, Pangkep dapat mengikuti jejak Selayar yang mendunia berkat Takabonerate,” tutur dia pada peringatan Hari Jadi Pangkep ke-57 di Pulau Camba Cambang.

Gubernur mengungkapkan, Kabupaten Pangkep memiliki banyak pulau potensial yang bisa dikembangkan menjadi daerah pariwisata. Ia meminta agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pangkep menyiapkan satu pulau khusus yang bisa dikembangkan bersama untuk skala internasional.

Tak lupa, Bapak Dr. H. Syahrul Yasin Limpo, SH., M.Si., MH menyampaikan apresiasi atas kemajuan Kabupaten Pangkep yang dicapai saat ini. Sementara itu, Bupati Pangkep, Bapak H. Syamsuddin Hamid, SE, mengatakan, peringatan Hari Jadi Pangkep sengaja dipusatkan di Pulau Camba Cambang, untuk ‎menunjukkan komitmen Pemkab Pangkep dalam membangun wilayah kepulauan.